Apakah Air Kelapa Baik untuk Diabetes?

Apakah Air Kelapa Baik untuk Diabetes

Kadang-kadang disebut "minuman olahraga alam," air kelapa telah mendapatkan popularitas sebagai sumber gula, elektrolit, dan hidrasi yang cepat.

Ini adalah cairan tipis dan manis, yang diekstrak dari dalam kelapa muda yang hijau. Tidak seperti daging kelapa, yang kaya lemak, air kelapa sebagian besar terdiri dari karbohidrat

Karena alasan ini, dan karena banyak perusahaan menambahkan bahan-bahan seperti gula, perasa, dan jus buah lainnya, penderita diabetes mungkin bertanya-tanya apakah minuman ini memengaruhi kadar gula darah mereka.

Artikel ini mengulas apakah air kelapa merupakan pilihan yang baik untuk penderita diabetes.

Apakah air kelapa tinggi gula?

Air kelapa memiliki rasa manis karena gula yang terbentuk secara alami. Namun, kadar gulanya bervariasi tergantung pada jumlah gula yang ditambahkan oleh pabrik.

Tabel berikut membandingkan 8 ons (240 ml) air kelapa manis dan manis.


Air kelapa tanpa pemanisAir kelapa dengan manis
kalori4491
Karbohidrat10.5 grams22.5 grams
Fiber0 grams0 grams
Gula9.5 grams18 grams

Air kelapa manis memiliki gula sekitar dua kali lipat dari air kelapa tanpa pemanis. Sebagai perbandingan, kaleng Pepsi 8 ons (240 ml) mengandung 27 gram gula (2, 3, 4).

Oleh karena itu, air kelapa tanpa pemanis adalah pilihan yang jauh lebih baik daripada banyak minuman manis lainnya, termasuk soda manis, bagi mereka yang menderita diabetes atau siapa pun yang ingin menurunkan asupan gula.

Terlebih lagi, air kelapa merupakan sumber kalium, mangan, dan vitamin C yang sangat baik, masing-masing memberikan 9%, 24%, dan 27% dari Nilai Harian (DV), hanya dalam 8 ons (240 ml).

Ringkasan

Air kelapa manis memiliki gula dua kali lipat dari varietas tanpa pemanis. Pilih air kelapa tanpa pemanis daripada minuman manis lainnya seperti soda jika Anda ingin mengurangi asupan gula.

Apakah air kelapa baik untuk diabetes?


Ada sedikit penelitian tentang air kelapa dan pengaruhnya terhadap diabetes. Namun, beberapa penelitian pada hewan telah menunjukkan perbaikan dalam kontrol gula darah dengan konsumsi air kelapa.

Dalam satu penelitian, tikus disuntik dengan obat penginduksi diabetes yang disebut alloxan dan diberi makan air kelapa dewasa selama 45 hari. Hewan yang diberi makan air kelapa memiliki peningkatan signifikan dalam gula darah, hemoglobin A1C (HbA1c), dan stres oksidatif, dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Para peneliti menghubungkan hasil ini dengan kandungan kalium, magnesium, mangan, vitamin C, dan L-arginin yang tinggi dari air kelapa, yang semuanya membantu meningkatkan sensitivitas insulin.

Namun, sebagian besar penelitian ini menggunakan air kelapa matang, yang jauh lebih tinggi lemaknya, dibandingkan dengan air kelapa dari kelapa muda. Oleh karena itu, tidak diketahui apakah air kelapa biasa memiliki efek yang sama.

Sementara air kelapa tanpa pemanis adalah sumber gula alami, itu adalah pilihan yang jauh lebih baik daripada minuman manis lainnya dan akan memiliki efek lebih rendah pada kadar gula darah Anda.

Namun demikian, cobalah membatasi asupan Anda menjadi 1-2 gelas (240-480 ml) per hari.

Ringkasan

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa mengkonsumsi air kelapa dewasa dapat menurunkan kadar gula darah dan hemoglobin A1C. Namun, dibutuhkan lebih banyak penelitian. Pilih air kelapa tanpa pemanis dan batasi asupan Anda hingga 1-2 gelas (240-480 ml) per hari.

Kesimpulan

Air kelapa adalah minuman yang mengandung banyak nutrisi.

Kaya akan vitamin dan mineral sambil menjadi sumber gula moderat. Namun, Anda harus menghindari air kelapa yang dimaniskan dengan gula, yang dapat meningkatkan asupan kalori dan kadar gula darah Anda.

Jika Anda menderita diabetes dan ingin mencoba air kelapa, pastikan untuk memilih varietas tanpa pemanis dan batasi asupan Anda hanya 1-2 gelas (240-280 ml) per hari.

0 komentar